Jumat, 01 Juni 2012
fungsi media massa
Fungsi media massa
1. Dilihat dari segi psikologi, moral dan agama
Perbuatan akhlak harus terkait dengan perbuatan yang baik, terpuji, bernilai luhur, berguna bagi orang lain. Pebuatan-perbuatan tersebut selanjutnya digunakan sebagai ukuran atau patokan dalam menentukan tingkah laku orang. Kaitanya dengan fungsi media itu sendiri berkaitan dengan moral, jiwa dan agama yaitu contoh berita-berita tentang Perilaku Menyimpang Pada Remaja. Banyak faktor yang menyebabkan timbulnya prilaku menyimpang dikalangan para remaja. Di antaranya adalah, longgarnya pegangan terhadap agama .Sudah menjadi tragedi dari dunia maju, dimana segala sesuatu hampir dapat dicapai dengan ilmu pengetahuan, sehingga keyakinan beragam mulai terdesak, kepercayaan kepada Tuhan tinggal simbol, larangan-larangan dan suruhan-suruhan Tuhan tidak diindahkan lagi. Dengan longgarnya pegangan seseorang pada ajaran agama, maka hilanglah kekuatan pengontrol yang ada didalam dirinya. Dengan demikian satu-satunya alat pengawas dan pengatur moral yang dimilikinya adalah masyarakat dengan hukum dan peraturanya. Tetapi jika setiap orang teguh keyakinannya kepada Tuhan serta menjalankan agama dengan sungguh-sungguh, tidak perlu lagi adanya pengaewasan yang ketat. Dengan adanya sajian berita seperti ini membawa dampak yang negatif dan positif juga pada pembaca. Positifnya , dengan adanya sajian berita seperti ini orang tua bisa lebih mengawasi anak-anaknya dalam bergaul di lingkungan sekitarnya. Sedangkan negativnya yakni orang tua akan merasa kurang percaya lagi kepada anak-anaknya karena mereka takut anak mereka akan melangkah pada jalan yang salah.
2. Di lihat dari sudut pandang Pendidikan
Belajar tidak selamanya hanya bersentuhan dengan hal-hal yang konkret, baik dari segi atau konsep maupun faktanya, tetapi belajar sering pula bersentuhan dengan hal-hal yang bersifat kompleks, maya, dan berada dibalik realitas. Keterkaitanya dengan fungsi media itu sendiri bagi pendidikan adalah para siswa dan guru dapat belajar mengenai jurnalistik yang berkaitan dengan media massa itu sendiri sehingga dalam suatu lembaga pendidikan seperti sekolah bisa memahami tentang media massa tersebut dan ini juga membawa manfaat bagi guru dalam mengajar apa bila seorang guru mengajarkan yang berhubungan dengan pembacaan teks berita , ia dapat menggunakan berita koran (media cetak) sebagai pembantu media dalam pembelajaranya. Penggunaan media pengajaran lebih diutamakan untuk mempercepat proses belajar-mengajar dan membantu siswa dalam menagkap pengertian yang diberikan guru.
Penggunaan media dalam pengajaran diutamakan untuk mempertinggi mutu belajar mengajar.
3. Dilihat dari segi masyarakat
perkembangan media sampai pada satuan kecil masyarakat membuat kita harus membuat sikap baru dan lebih kompleks terhadap terminologi-terminologi sosial tradisional yang diyakini oleh masyarakat. perkembangan media massa baru seperti televisi sempat mengubah persepsi sosial masyarakat karena pengaruhnya yang sedemikian dahsyat. Bahkan dapat dikatakan bahwa televisi mampu menjadi sentra kehidupan sosial meski tidak menutup kemungkinan bahwa media cetak juga tetap mempunyai kekuatan yang cukup signifikan dalam masyarakat.
Perkembangan media massa begitu cepat seiring dengan perkembangan pemikiran dari manusia itu sendiri. Fungsi media massa bagi lingkungan itu sendiri yakni dengan adanya media massa kita dapat mengetahui kabar atau berita-berita dari lingkungan atau daerah lain baik itu bermanfaat bagi masyarakat yang membaca atau pun tidak. Tapi pada hakikatnya sebuah berita disajiakan agar bermanfaat bagi para pembaca, meskipun sebagian masyarakat menilai bahwa pemberitaan yg bersifat anrkis tidak pantas untuk diberitakan karena itu hanya akan membawa citra yang buruk bagi suatu lingkungan daerah tersebut.
4. Dilihat dari segi Ekonomi
Dalam proses ekonomi, media massa juga menerapkan segmentasi. Segmentasi adalah proses penajaman segmen konsumen yang mengkonsumsi isi media atau industri media yang ada. Faktor ekonomi rupanya menjadi faktor penentu dalam mempengaruhi seluruh perilaku media massa modern. Faktor pasar bebas dalam seluruh proses komunikasi massa memberikan kontribusi yang tidak sedikit dalam membentuk faktor persaingan dan tuntutan ekonomi menjadi pertimbangan bagaimana media massa kontemporer dibentuk dan dikelola.
5. Dilihat dari segi Persahabatan
Media massa memiliki peran yang sangat penting untuk konsistensi pembentukan persahabatan. ini sebagai salah satu bentuk ucapan terimakasih atas peran media massa yang telah turut serta dan untuk menjalin hubungan yang harmonis antara Persahabatan dengan unsur media massa. Yang bermanfaat mempersatukan bangsa dan membuka keterisolasian seluruh daerah dengan segala implikasinya
6. Dilihat dari segi Persaudaraan
peradaban manusia di dunia masih diwarnai berbagai kekejaman terhadap manusia dan lingkungannya. Jadi kesejahteraan manusia pencapaiannya bukan semata-mata terletak pada terciptanya hubungan yang seimbang antara individu dan persaudaraan. Tetapi sampai saat ini tampaknya hanya kebebasan yang berkembang dengan pesat, sedangkan persamaan masih jauh tertinggal. Ini terutama disebabkan karena moral persaudaraan tidak mengalami kemajuan
TUGAS : MEDIA JURNALISTIK
FUNGSI MEDIA MASSA BAGI PSIKOLOGI, AGAMA, MORAL, EKONOMI PENDIDIKAN, MASYARAKAT, PERSAUDARAAN DAN PERSAHABATAN
OLEH
ROLI YANTI
A1D3 09 083
JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DAN DAERAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS HALUOLEO
KENDARI
2012
Dilihat dari segi psikologi, moral dan agama
Perbuatan akhlak harus terkait dengan perbuatan yang baik, terpuji, bernilai luhur, berguna bagi orang lain. Pebuatan-perbuatan tersebut selanjutnya digunakan sebagai ukuran atau patokan dalam menentukan tingkah laku orang. Kaitanya dengan fungsi media itu sendiri berkaitan dengan moral, jiwa dan agama yaitu contoh berita-berita tentang Perilaku Menyimpang Pada Remaja. Banyak faktor yang menyebabkan timbulnya prilaku menyimpang dikalangan para remaja. Di antaranya adalah, longgarnya pegangan terhadap agama .Sudah menjadi tragedi dari dunia maju, dimana segala sesuatu hampir dapat dicapai dengan ilmu pengetahuan, sehingga keyakinan beragam mulai terdesak, kepercayaan kepada Tuhan tinggal simbol, larangan-larangan dan suruhan-suruhan Tuhan tidak diindahkan lagi. Dengan longgarnya pegangan seseorang pada ajaran agama, maka hilanglah kekuatan pengontrol yang ada didalam dirinya. Dengan demikian satu-satunya alat pengawas dan pengatur moral yang dimilikinya adalah masyarakat dengan hukum dan peraturanya. Tetapi jika setiap orang teguh keyakinannya kepada Tuhan serta menjalankan agama dengan sungguh-sungguh, tidak perlu lagi adanya pengaewasan yang ketat. Dengan adanya sajian berita seperti ini membawa dampak yang negatif dan positif juga pada pembaca. Positifnya , dengan adanya sajian berita seperti ini orang tua bisa lebih mengawasi anak-anaknya dalam bergaul di lingkungan sekitarnya. Sedangkan negativnya yakni orang tua akan merasa kurang percaya lagi kepada anak-anaknya karena mereka takut anak mereka akan melangkah pada jalan yang salah.
7. Di lihat dari sudut pandang Pendidikan
Belajar tidak selamanya hanya bersentuhan dengan hal-hal yang konkret, baik dari segi atau konsep maupun faktanya, tetapi belajar sering pula bersentuhan dengan hal-hal yang bersifat kompleks, maya, dan berada dibalik realitas. Keterkaitanya dengan fungsi media itu sendiri bagi pendidikan adalah para siswa dan guru dapat belajar mengenai jurnalistik yang berkaitan dengan media massa itu sendiri sehingga dalam suatu lembaga pendidikan seperti sekolah bisa memahami tentang media massa tersebut dan ini juga membawa manfaat bagi guru dalam mengajar apa bila seorang guru mengajarkan yang berhubungan dengan pembacaan teks berita , ia dapat menggunakan berita koran (media cetak) sebagai pembantu media dalam pembelajaranya. Penggunaan media pengajaran lebih diutamakan untuk mempercepat proses belajar-mengajar dan membantu siswa dalam menagkap pengertian yang diberikan guru.
Penggunaan media dalam pengajaran diutamakan untuk mempertinggi mutu belajar mengajar.
8. Dilihat dari segi masyarakat
perkembangan media sampai pada satuan kecil masyarakat membuat kita harus membuat sikap baru dan lebih kompleks terhadap terminologi-terminologi sosial tradisional yang diyakini oleh masyarakat. perkembangan media massa baru seperti televisi sempat mengubah persepsi sosial masyarakat karena pengaruhnya yang sedemikian dahsyat. Bahkan dapat dikatakan bahwa televisi mampu menjadi sentra kehidupan sosial meski tidak menutup kemungkinan bahwa media cetak juga tetap mempunyai kekuatan yang cukup signifikan dalam masyarakat.
Perkembangan media massa begitu cepat seiring dengan perkembangan pemikiran dari manusia itu sendiri. Fungsi media massa bagi lingkungan itu sendiri yakni dengan adanya media massa kita dapat mengetahui kabar atau berita-berita dari lingkungan atau daerah lain baik itu bermanfaat bagi masyarakat yang membaca atau pun tidak. Tapi pada hakikatnya sebuah berita disajiakan agar bermanfaat bagi para pembaca, meskipun sebagian masyarakat menilai bahwa pemberitaan yg bersifat anrkis tidak pantas untuk diberitakan karena itu hanya akan membawa citra yang buruk bagi suatu lingkungan daerah tersebut.
9. Dilihat dari segi Ekonomi
Dalam proses ekonomi, media massa juga menerapkan segmentasi. Segmentasi adalah proses penajaman segmen konsumen yang mengkonsumsi isi media atau industri media yang ada. Faktor ekonomi rupanya menjadi faktor penentu dalam mempengaruhi seluruh perilaku media massa modern. Faktor pasar bebas dalam seluruh proses komunikasi massa memberikan kontribusi yang tidak sedikit dalam membentuk faktor persaingan dan tuntutan ekonomi menjadi pertimbangan bagaimana media massa kontemporer dibentuk dan dikelola.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar